Pages

LOOK-ARROUND 1st

Look-Arround ini berisi slide foto terbaru di daftar koleksi foto. Edisi pertama ini lokasi pengambilan foto seratus persen di kawasan Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang.

Pantai yang perawan

Meski jalan akses ke pantai rusak, tapi dijamin setara dengan keindahannya. Sepi pengunjung membuat keperawanannya masih sangat terjaga.

Death Coral

Tumpukan bangkai coral berwarna putih cerah terlihat menumpuk beberapa meter di pinggir pantai. Saya sedikit penasaran tentang apa yang mernbawa mereka kemari.

Laguna kecil.

Tempat parkir di wilayah pantai ini tidak luas. Terletak dekat dengan lokasi parkir, ada sebuah laguna kecil(mungkin sangat kecil) tempat anda bisa berendam santai tanpa perlu memikirkan ombak.

Fishing in The Noon

Walau siang bukan waktu memancing yang ideal, kelihatannya mereka tetap asyik saja walau harus bergumul dengan ombak pasang dan terik matahaari.

Showing posts with label photos. Show all posts
Showing posts with label photos. Show all posts

Thursday, December 27, 2012

Another Rais Story

Nampaknya duduk diam di rumah sama sekali bukan gue banget. Karena bosan tidur di kasur empuk dan nonton Nat Geo Adventure berlebihan membuat niat saya 'minggat' jadi tak bisa lagi di netralisasi. Kali ini tiga orang kawan akan menjadi rekan pemuas nafsu jalan-jalan. Tidak butuh lama semua sepakat dan langsung cabut deh.

Kelihatannya kali ini kami akan camping di bukit cinta. Bukit cinta? Iya, bukit yang berlokasi di kawasan Coban Rais, Batu. Disini rasanya bisa jadi tempat yang klop untuk menuntaskan rasa penat. Setidaknya sehari bebas dari hiruk pikuk kota.

Bukit cinta mungkin tidak jauh berbeda dengan spot lainnya di Batu. Suasana yang sejuk dan dihiasi pemandangan lampu kota saat malam hari. Yang menjadikan spesial adalah suasana sepi khas alam bebas, ditambah suara sungai yang mengalir entah dari mana. Ini yang membuat berbeda dan ingin saya tunjukkan pada mereka

Setelah berkendara melewati jalan berbatu yang menanjak, akhirnya finish juga di tempat tujuan. Saat kami ber-empat sampai di tempat parkir sepeda motor, kira-kira waktu menunjukan pukul 4. Disana ada bapak berbaju hitam-oranye duduk memerhatikan susunan sepeda motor. Sepertinya beliau pengawas kawasan Coban Rais ini.

Setelah sekitar 500 meter berjalan melewati pos. Akhirnya kami tiba di punggung bukit cinta. Saat kami sampai, matahari oranye alias sunset tampak di balik gunung kawi. Lampu-lampu rumah mulai hidup satu persatu.
Tak berapa lama tenda sudah berdiri tegak, beberapa makanan ringan sudah siap menemani kami ber-empat. Tidak hanya snack, sebagai pelengkap acara kami malam ini secangkir kopi dan makanan berat juga kami bawa malam ini. Kami berencana menyantap nasi dengan lauk telur dan sosis goreng. Hidangan yang cukup sederhana di rumah. Tapi kali ini rasanya benar-benar luar biasa.

Tidak terasa waktu telah terlewat tiga jam. Angin gunung mulai memaksa kami untuk masuk ke tenda. Tenda merah pabrikan Consina ini memang sudah agak rapuh. Pemakaian yang jarang dan penyimpanan yang terlampau lama, jadi penyebab kondisi ini. Kira-kira pukul 11, suasana jadi semakin hening setelah semua mata tertejam.

Setelah tidur yang sedikit kurang puas akibat dingin yang luar biasa, pukul lima tiba-tiba langit mulai kemerahan. Tidak butuh lama untuk saya keluar tenda dengan membawa tripod dan kamera, lalu meletakkan tepat di depan canopy tenda. Kamera saya pasang dalam mode long shutter awalnya. Kebetulan walau hanya kamera pocket, tapi fitur-nya cukup bikin bangga. Walau dengan skill yang pas-pasan tapi hasilnya lumayan pas.

Sunrise in Rais
Narsis dikit
Semeru dari Bukit Cinta
Dinginnya malam dan tidur yang kurang nyenyak tidak pernah membuat para camper jera. Mereka tetap saja setia duduk memandangi malam dari atas bukit cinta. Buktinya setiap minggu ada saja satu dua tenda yang bertengger diatasnya. Jaraknya yang tidak jauh dari kota dan akses yang mudah menjadi kelebihan dari kawasan ini dibanding tempat camping lain.

Satu malam yang menyenangkan. Setidaknya hal ini membuat saya tidak harus diam di rumah atau melakukan hal yang itu-itu saja. haha

Tuesday, November 27, 2012

Coban Rais "Ciliwung Camper" -Eng.Ver

Hallo reader! This time I'll try to write an English article, special for the reader overseas.

Okay, so here it is. It's about my last weekend activity. The Ciliwung Camper and I were camping just like the other time. We spent the night in the open space and felt the chill of cold mountain air with a cup of hot coffe. Hmm,, really really nice moment there.

This time we decide to choose the ordinary place we go, "Bukit Cinta"/ Love Hill (that what we named it by), Coban Rais, Malang, Indonesia (check here..). Mas Andre, mas Ditto, mas Roman, Putri, Uyeb, and I were the main star that night. Yeah, 5 of us, the Ciliwung Camper. -So what!??

Coban Rais, located 5 kilometers from the central city of Batu. It is in the north side of Batu Night Show (BNS). The air is still fresh, the water was clearly excellent for refreshing. Beside camp ground and waterfall, this area have outbound ground too (Batulang Outbound). Right place for you high risk activity lover. 

Yeah, enough with the introduction. And this is the pictures we take (fotographer: Roman, Luqman, Ditto) :
Uyeb and Putri, set up the tent in rush. "Rain is coming!"
And the tent finished.

Yeah, it is mas Ditto, coming late.
Trangia' cooking set is camper best-friend for preparing the dinner.
Mas Andre and the ass in the tent,, wkwkwk

Here comes the sunset, Photo session start

Mas Roman photograph

Her name is Putri, Just comment if want her contact. 
Mas Ditto in action
Nice.

Mas Roman and the trash in back

no comment

Thank's mas Ditto, great photo.

So that's the story. Sorry for the long post.
Finished and The End. Thank for you readers...
I'm very very excited in waiting for your comment,                                                    

Thursday, November 15, 2012

Play the Sunset, Kute, Bali

bermain dengan sunset (play the sunset)
Saya lupa foto ini diambil tanggal berapa. Jepretan yang menggambarkan indahnya petang di pantai Kute, Bali ini merupakan karya ayah saya.

Translate : I don't remember when this foto was taken. The pleasure landscape of Kute Beach in Bali that captured here was taken by my father.

diatas Selat Madura, Suramadu
Travel first, think later. Kebetulan ketika tim traveling ke Surabaya kemarin, kita sempetin waktu untuk hunting foto di atas jembatan Suramadu. Nah, ini adalah salah satu hasil jeprat jepret singkat disana.


Saturday, November 3, 2012

Jeprat-jepret Narsis @Ranu Kumbolo -Semeru, Lumajang, Jawa Timur


Luar biasa! Bukit-bukit disekitarnya terlihat bersatu dengan percikan air danau Ranu Kumbolo siang itu. Secara kebetulan saya mencoba membidik momen sebelum tiba di basecamp. Alhasil, foto ini yang berhasil di abadikan.

Saat saya pergi ke Ranu Kumbolo saat liburan panjang Idul Qurban kemarin, kebetulan saya bersama-sama dengan mas Andrea Angga, Bayu Perbangsa, dan teman-teman FIP Universitas Brawijaya. Secara tidak sengaja, seorang teman ada yang melihat hasil jepretan saya minta difoto di spot tersebut.

Secara bergantian kami berfoto dengan gaya narsis masing-masing. Nah, berikut beberapa hasil sesi foto narsis yang memenuhi memori kamera, akan saya bagikan untuk anda :

ini orang Batak yang nyasar ke Jawa. Haha

 indahnya Ranu Kumbolo, Semeru


 fokusnya salah ni


 penampilannya boss


 sayang gambar kurang fokus


 ini dia namanya mas Andre


 keren ya?


 ini dia orang paling ganteng sejagat (red: TS).. hehe


hasil jepretan saya

Friday, November 2, 2012

The water behind

The water behind

This photo show a man that block shine from the sun. Ranu Kumbolo, East Java, Indonesia is where this photo was taken.