Pages

LOOK-ARROUND 1st

Look-Arround ini berisi slide foto terbaru di daftar koleksi foto. Edisi pertama ini lokasi pengambilan foto seratus persen di kawasan Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang.

Pantai yang perawan

Meski jalan akses ke pantai rusak, tapi dijamin setara dengan keindahannya. Sepi pengunjung membuat keperawanannya masih sangat terjaga.

Death Coral

Tumpukan bangkai coral berwarna putih cerah terlihat menumpuk beberapa meter di pinggir pantai. Saya sedikit penasaran tentang apa yang mernbawa mereka kemari.

Laguna kecil.

Tempat parkir di wilayah pantai ini tidak luas. Terletak dekat dengan lokasi parkir, ada sebuah laguna kecil(mungkin sangat kecil) tempat anda bisa berendam santai tanpa perlu memikirkan ombak.

Fishing in The Noon

Walau siang bukan waktu memancing yang ideal, kelihatannya mereka tetap asyik saja walau harus bergumul dengan ombak pasang dan terik matahaari.

Tuesday, November 27, 2012

Coban Rais "Ciliwung Camper" -Eng.Ver

Hallo reader! This time I'll try to write an English article, special for the reader overseas.

Okay, so here it is. It's about my last weekend activity. The Ciliwung Camper and I were camping just like the other time. We spent the night in the open space and felt the chill of cold mountain air with a cup of hot coffe. Hmm,, really really nice moment there.

This time we decide to choose the ordinary place we go, "Bukit Cinta"/ Love Hill (that what we named it by), Coban Rais, Malang, Indonesia (check here..). Mas Andre, mas Ditto, mas Roman, Putri, Uyeb, and I were the main star that night. Yeah, 5 of us, the Ciliwung Camper. -So what!??

Coban Rais, located 5 kilometers from the central city of Batu. It is in the north side of Batu Night Show (BNS). The air is still fresh, the water was clearly excellent for refreshing. Beside camp ground and waterfall, this area have outbound ground too (Batulang Outbound). Right place for you high risk activity lover. 

Yeah, enough with the introduction. And this is the pictures we take (fotographer: Roman, Luqman, Ditto) :
Uyeb and Putri, set up the tent in rush. "Rain is coming!"
And the tent finished.

Yeah, it is mas Ditto, coming late.
Trangia' cooking set is camper best-friend for preparing the dinner.
Mas Andre and the ass in the tent,, wkwkwk

Here comes the sunset, Photo session start

Mas Roman photograph

Her name is Putri, Just comment if want her contact. 
Mas Ditto in action
Nice.

Mas Roman and the trash in back

no comment

Thank's mas Ditto, great photo.

So that's the story. Sorry for the long post.
Finished and The End. Thank for you readers...
I'm very very excited in waiting for your comment,                                                    

Sunday, November 25, 2012

Surabaya : "Travel First, Think Later"


Setelah sekian lama berencana, akhirnya kesampean juga buat posting perjalanan ke Surabaya kemarin. Awalnya mau nulis dua minggu yang lalu, tapi, rencana tinggal lah rencana. Ya udah dah gak usah curhat.

So, bermula dari rencana empat orang anak manusia yang tergiur melakukan perjalanan. Yah, sekalian ngisi waktu libur lah (padahal nggak). Tapi, seperti layaknya travelers newbie lain -yang baru aja suka traveling-, ada satu masalah yang mendasar yang membuat mereka galau. Yaitu, Kemana kita harus pergi?

"Ke Surabaya aja gimana, ke rumahnya si Indi?", kata si Luqman- alias saya. Jawaban ini kemudian di jawab dengan acungan jempol kaki dan akhirnya berangkatlah kita ke Surabaya.

Pilihan transportasi yang kita gunakan dari kota Malang, tidak lain dan tidak bukan, kereta api ekonomi. Pilihan ini merupakan yang paling murah dan masih terbilang nyaman dibanding pilihan transportasi yang lain. Harga tiket hanya 4000 rupiah dan kita bisa 'capcus' ke Surabaya.

Menurut pandangan saya, Surabaya seperti satu gambaran atau ikon kota besar Indonesia. Di dalam kota dipenuhi gedung-gedung tinggi dan perumahan padat populasi, tidak jauh berbeda dari ibukota jakarta. Polusi juga menjadi makanan pokok masyarakat disini.

Ini di depan rumahnya si Indi di daerah Manyar Kertoarjo

Cuaca di Surabaya untuk orang Malang yang biasanya berhadapan dengan suhu yang relatif lebih sejuk, memang kurang membuat betah. Tapi, untung ada mobilnya Indi, semua panas jadi gak berarti, dan trip Surabaya jadi kerasa lebih enak. Terima kasih Indi. wkwk

Disamping panasnya yang luar biasa, ternyata Surabaya menawarkan banyak celah yang ciamik untuk dijelajahi lebih detail. Kebetulan petualangan kami kemaren fokus di daerah pantai di Utara Surabaya. Pertama kami mencicipi nuansa panoramis jembatan Suramadu.

Hmm, ternyata pemandangan di atas permukaan jembatan cukup lezat juga dipandang. Selat Madura, langit yang terik, dan arsitektur modern Suramadu memberi nuansa yang unik. Oleh karena itu kurang puas rasanya hanya melihat dari mobil. Kemudian, dengan nekatnya, walaupun dilarang turun- kita tetap keluar dan mulai memotret. Klik-klik!




Setelah puas narsis dan menghabiskan memori kamera, kita lanjut ke tempat lain.

Berikutnya kita disuguhi mantap-nya komposisi landscape Pantai Kenjeran. Gambar begitu maksimal tertangkap kamera pocket pabrikan Canon kepunyaan saya. Hasilnya cukup memuaskan keinginan perburuan foto disana. Masih dengan langit dan selat yang sama, kini berbaur dengan beberapa objek lain menjadi foto yang cukup apik.



Hari itu pun kami tutup dengan singgah ke ITS sejenak untuk shalat Jum'at dan lalu kembali ke peraduan. Lalu tidur dan berakhirlah perjalanan 'travel first, think later.' Singkat dan padat. Loh, segitu aja?

Yah, sebenarnya masih banyak sisi lain yang layak dijadikan bahan bidikan kamera. Kemacetan akut nan menahun, kehidupan malam, landscape Surabaya, kehidupan urban, bangunan bersejarah, mungkin bisa menjadi inspirasi untuk anda yang singgah. Jadi, silahkan jelajah dan kupas sendiri keindahannya, Kota Surabaya.

->travel first, think later-

Thursday, November 15, 2012

Play the Sunset, Kute, Bali

bermain dengan sunset (play the sunset)
Saya lupa foto ini diambil tanggal berapa. Jepretan yang menggambarkan indahnya petang di pantai Kute, Bali ini merupakan karya ayah saya.

Translate : I don't remember when this foto was taken. The pleasure landscape of Kute Beach in Bali that captured here was taken by my father.

diatas Selat Madura, Suramadu
Travel first, think later. Kebetulan ketika tim traveling ke Surabaya kemarin, kita sempetin waktu untuk hunting foto di atas jembatan Suramadu. Nah, ini adalah salah satu hasil jeprat jepret singkat disana.


Saturday, November 10, 2012

Surabaya : Travel First, Think Later.

Pernah membayangkan traveling ke sebuah kota tapi gak tau mau kemana? Yah, random traveling. Gak terstruktur, cuma ngikut aliran niat aja mau kemana.

Beberapa teman dari tim "travel first, think later" yang terdiri dari dua cowok (Itqon, Luqman-ane) dan dua cewek (Indi, Uwix) ini, mencoba ber-random traveling ria kota terbesar kedua di Indonesia, ibukota Jawa Timur, Surabaya. Misi kita adalah untuk mengintip sisi lain dari kota pahlawan ini, dari kacamata kita kalo si Uwix si supaya bisa naik kereta.


Waktu kita memang keterlaluan singkatnya, awalnya cuma sehari semalam. Tapi, namanya juga random travel, banyak hal-hal gak terduga yang bisa terjadi setiap saat. Secara dihasut sama si Itqon, akhirnya kita sepakat molorin waktu kepulangan jadi 3 hari. (kebetulan saya sendiri cuma dua hari, ninggalin teman-teman yang masih asyik keliling kota karena ada urusan. hehe, maaf ya??).

Bagus gak bagus, rapi gak rapinya tulisan ini penulis gak ambil pusing. Kalo emang pengen tulisannya lebih bagus, silahkan kasih komentar anda. TS berusaha untuk introsepksi kalo ada ente-ente yang betah baca dan kasih masukan. So, akhirnya matur thank you and keep traveling.

runtoofar.blogspot.com

Saturday, November 3, 2012

Jeprat-jepret Narsis @Ranu Kumbolo -Semeru, Lumajang, Jawa Timur


Luar biasa! Bukit-bukit disekitarnya terlihat bersatu dengan percikan air danau Ranu Kumbolo siang itu. Secara kebetulan saya mencoba membidik momen sebelum tiba di basecamp. Alhasil, foto ini yang berhasil di abadikan.

Saat saya pergi ke Ranu Kumbolo saat liburan panjang Idul Qurban kemarin, kebetulan saya bersama-sama dengan mas Andrea Angga, Bayu Perbangsa, dan teman-teman FIP Universitas Brawijaya. Secara tidak sengaja, seorang teman ada yang melihat hasil jepretan saya minta difoto di spot tersebut.

Secara bergantian kami berfoto dengan gaya narsis masing-masing. Nah, berikut beberapa hasil sesi foto narsis yang memenuhi memori kamera, akan saya bagikan untuk anda :

ini orang Batak yang nyasar ke Jawa. Haha

 indahnya Ranu Kumbolo, Semeru


 fokusnya salah ni


 penampilannya boss


 sayang gambar kurang fokus


 ini dia namanya mas Andre


 keren ya?


 ini dia orang paling ganteng sejagat (red: TS).. hehe


hasil jepretan saya

Friday, November 2, 2012

The water behind

The water behind

This photo show a man that block shine from the sun. Ranu Kumbolo, East Java, Indonesia is where this photo was taken.